Monday, January 23, 2017

Garis kuning di lampu lalu lintas itu bernama Yellow Box Junction


Hallo, saya akan bagikan sedikit informasi untuk kamu yang belum pernah tahu tentang garis kuning atau marka berwarna kuning yang biasa ada dipersimpangan lampu lalu lintas jalan raya. Untuk yang lebih banyak tahu kamu bisa tambahkan informasinya dikolom komentar.

Dilansir dari akun facebook NTMC KORLANTAS POLRI bahwa terdapat rambu-rambu lalu lintas baru yang ada diperempatan atau persimpangan jalan pada setiap traffic light dengan kepadatan lalu lintas yang cukup tinggi. Rambu tersebut berupa garis marka berwarna kuning yang berbentuk bujur sangkar atau persegi panjang mengikuti pola jalan di perempatan tersebut. Garis kuning dilampu lalu lintas tersebut dinamakan dengan Yellow Box Junction atau YBC.

Kemudian apa fungsi dari garis marka kuning tersebut? jika anda tinggal dikota ataupun yang pernah melintasi kota yang cukup padat atau ramai anda akan melewati persimpangan yang di atur dengan lampu lalu lintas atau traffic light. Dengan pertambahan kendaraan pribadi yang sangat signifikan jumlahnya, lampu lalu lintas yang ada dipersimpangan tersebut kadang tidak berfungsi sebagaimana mestinya, bahkan membuat macet karena berebut lampu hijau padahal kendaraan di depan masih antri melintas.

Nah kemudian munculah rambu lalu lintas berupa marka garis kuning yang membatasi pada masing-masing lajur jalan raya. Garis kuning ini berfungsi apa bila terjadi kemacetan diruas jalan pada titik lampu lalu lintas. Jika kendaraan didepan anda masih berada dalam kotak garis kuning Yellow Box Junction, maka anda harus berhati-hati dan menunggu sampai kendaran didepan tersebut lewat pada garis kuning meskipun lajur anda telah berwarna hijau.

Jika anda tetap memaksa masuk menerobos dan terjebak kemacetan didalam garis kuning Yellow Box Junction maka anda bisa ditilang dengan dasar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan, pasal 287 (2) juncto Pasal 106 (4) huruf a, b berisi tentang rambu-rambu lalu lintas dan harus berhenti di belakang garis stop. Anda bisa dijerat dengan pidana kurungan dua bulan penjara atau denda Rp 500.000,- (Lima ratus ribu rupiah).

Anda akan benar-benar bisa melintasi jika kendaraan di depan sudah kosong dan lajur lampu lalu lintas anda telah berwarna hijau. Dengan peraturan ini diharapkan pada ruas jalan dengan kemacetan yang sering terjadi dapat dikurangi karena anda melintasi jika kendaraan didepan telah terurai.

Sebagaimana peraturan lain Yellow Box Junction akan maksimal jika kita sebagai pengendara sadar dan taat akan aturan yang berlaku. Demikian informasi yang dapat saya bagikan semoga bermanfaat.
Salam borneo